Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Sunday, January 1, 2012

Mau Cari SIM atau Beli SIM?

Membuat SIM itu ternyata mudah kok, kalau nggak dipersulit :D. Berikut ini merupakan pengalaman unik saya sendiri waktu mencari SIM di tahun 2011, bersama teman saya, tepatnya di bulan November, jadi belum begitu lama. Bagi temen-temen yang mau mencari SIM baru terutama SIM C, pengalaman saya di bawah ini bisa dijadikan salah satu referensi atau gambaran bagaimana mencari SIM di Indonesia (terutama di daerah saya).

Ada dua jalur yang bisa anda pilih, mau jalur lurus apa berliku-liku. Terserah anda silakan pilih sendiri, resiko ditanggung pembeli/ pencari SIM.
Jalur lurus: sediakan uang lebih, dan gunakan jasa calo. Di Polres banyak yang menawarkan, mulai dari parkiran, di depan ruang check kesehatan, pos pintu masuk (polisi penjaganya) sampai petugas loket (polisi juga). Saat anda bertanya pada mereka pasti mereka akan menawarkan jasa tersebut, harganya pun bervariasai mulai dari 360 ribu (petugas parkir), 400 ribu (petugas pos jaga), dan 310 ribu (petugas loket) tetapi check kesehatan cari sendiri, paling 20 ribu . Tiap daerah mungkin berbeda-beda tarifnya, kalau daerah saya segitu. Jika anda menggunakan jasa ini pembuatan SIM anda akan mulus, anda tinggal foto saja, tidak perlu kesana kemari, ngurus sana-ngurus sini hanya modal uang lebih plus KTP (enak kaaan?) kalau anda datang pagi, dijamin satu hari jadi. Tetapi biasaya, mengambil jalan pintas itu tidak baik alias tidak barokah (misalkan saja pesugihan). Saya sarankan bagi temen-temen yang mau mencari SIM jangan hiraukan jalur ini, karena secara tidak langsung kita mendukung praktek KKN.

Jalur Berliku-liku: hemat biaya, namun perlu ekstra tenaga untuk mengurusnya, tanpa adanya praktek per-caloan yang mendukung kearah KKN. Prosedurnya kurang lebih seperti dibawah ini:
1. Usahakan datang pagi ke Polres didaerah anda, bawa Foto kopi KTP beberapa lembar (saya bawa lima lembar, paling cuma dipake satu lembar).
2. Datang ke Loket 1 untuk meminta formulir pengajuan pembuatan SIM dan serahkan surat kesehatan dari dokter. Untuk mendapatkan surat kesehatan dari dokter, biasanya di situ sudah ada poliklinik kecil untuk check kesehatan, biayanya sekitar 20.000. Disana akan dicheck buta warna apa tidak.
3. Setelah mendapatkan formulir, kemudian isi data-data yang diperlukan, setelah itu ke loket BRI untuk membayar administrasi sebesar 100.000.
4. Kemudian serahkan berkas-berkas ke loket 2, lalu ke ruang test untuk mengikuti ujian teori. Ujian teori sebenarnya mudah, tapi kadang mungkin ada yang dibikin sulit (pengalaman pribadi dari 16 peserta nggak ada satupun yang lulus termasuk saya sendiri). Kita hanya suruh milih jawaban dengan pencet tombol kanan atau kiri dari video animasi yang ditayangkan di depan. Jumlah soal ada 30, untuk lulus hanya butuh jawaban benar diatas 20. Waktu menjawab setiap soal adalah 15 detik (cepet banget ya...?).
5. Jika anda lulus ujian teori, selanjutnya adalah ujian praktek. Melewati track lurus, membuat angka delapan, kemudian zigzag. Dalam test ini jika anda berhasil, anda memang jagoan, hebat, dan mungkin juga beruntung. Haha...
6. Yang terakhir adalah foto, biasanya sih antri...jadi harus sabar nunggunya. Setelah foto, tunggu beberapa menit, nama anda akan dipanggil, lama atau tidaknya tergantung nomor antrian anda.

Maaf, kalau langkah ke 5 dan 6 nggak begitu jelas, hehe...soalnya pengalaman saya cuma sampai di ujian teori saja, haha...selebihnya cuma cerita dari temen...
Pada awalnya seh saya mengambil jalan lurus, tapi karena di ujian teori nggak lulus, kemudian belok karena harus buru-buru dapet SIM untuk pekerjaan saya (jadi malu...). Yang menarik adalah disaat terakhir, petugas penguji akan menawarkan anda solusi bagaimana untuk mendapatkan SIM.
Cara Benar: Anda harus bolak-balik mengikuti ujian teori sampai lulus, diberi waktu hingga 6 bulan, kalau masih belum lulus juga uang anda akan dikembalikan.
Cara Cepat: Petugas (Polisi juga) akan menawarkan anda jalur cepat/ jalan pintas dengan menyerahkan uang (waktu itu 310 ribu) anda tinggal foto saja, satu hari pasti jadi. Cara ini memang cepat, tetapi belum tentu benar (waktu itu semua peserta test tergiur dengan cara ini).

Kurang lebihnya seperti itulah, bagaimana lika-liku dalam mencari SIM C. Semoga bermanfaat, dan jika ada salah dan ada yang merasa dirugikan saya mohon maaf, saya hanya share pengalaman saja. Dan silakan pilih sendiri, mau Beli SIM atau Cari SIM??? hahaha....
Semoga mencari SIM di tahun 2012 bebas dari bisnis dan praktek percaloan.

No comments:

Post a Comment